Al-Afgani : MEMPERTANYAKAN INDEPENDENSI HMI

Himpunan Mahasiswa Islam (HmI) merupakan organisasi Mahasiswa tertua di Negeri ini, sudah kurang lebih 69 tahun mengabdi untuk bangsa dan negara.

Didalam Anggaran Dasar HmI pasal 6 HMI di jelaskan bahwa hmi bersifat Independen ( berfihak pada kebenaran ) selain itu dalam pasal 9 pun di tegaskan bahwa HMI berperan sebagai organisasi perjuangan.

Tidak dapat di dustakan bahwa hmi memang telah banyak berkontribusi terhadap bangsa ini.

Di himpunan ini, telah kutemukan dan kurasakan bagaimana dewasanya himpunan ini dalam membina kader-kaderHMI. Sehingga bagiku, mataku telah terbuka untuk melihat bagaimana kehidupan nyata dalam berorganisasi dan bernegara.

Di HMI aku menemukan banyak tokoh-tokoh, mulai dari pengusaha, politikus, birokrat, dan lain-lain.

Aku bangga dengan HmI, tapi ada satu hal yang membuat kebanggaanku tidak seutuhnya terhadap HMI.
Dari forum Latihan Kader (LK )1- LK 3 dan forum lainnya aku mendapatkan sebuah modal kekayaan idealisme yang di ajarkan oleh HMI, yaitu independensi. Independensi adalah sebuah MODAL untuk setiap kader HMI, tidak ada satupun di dunia ini yang di tentang oleh HMI jika ia tidak berada dalam jalan yang benar, sekalipun ia senior HMI.

Ketidakpuasan inilah yang mendorongku untuk menumpahkan isi fikiran ini. Apakah HmI Hari iniĀ  independen terhadap senior, Pengusaha, Penguasa dan Pemerintah? Saya berharap seluruh kader HMI merenungkan hal ini?

Saudaraku, saya yakin saudara juga dapat membenarkan apa yang saya utarakan ini. ” kematian independensi kita, baik secara etis dan organisatoris telah melukai banyak hati rakyat yang hari ini menunggu perjuangan kita”

Melihat independensi organisasi HmI hari ini, terhitung sejak satu tahun terakhir, tidak terlihat dan tidak terdengar adanya bentuk perjuangan HMI terhadap Pemerintah, padahal masaah Negeri begitu banyak yang terjadi di depan mata. Mulai dari Konflik agama, subsidi BBM, listrik, kartu sakti, dan lain sebagainya.

Saya curiga, bahwa kebungkaman mata pengurus Besar (PB) HmI Hari ini hanya karena sebuah kepentingan sekelompok orang yang rela menghianati hati banyak orang.

Hanya karena ingin kongres di buka oleh Presiden Republik Indonesia atau RI 1, ketidakadilan di biarkan meraja lela. Dan hanya karena APBD Riau untuk dana kongres HMI, HMI di Riau bungkam terhadap pemerintah. Kedekatan HMI dengan pemerintah telah membunuh nilai independensi HMI Se-nusantara.

Telah terbukti, kedekatan HMI dengan pemerintah akan membunuh sifat indepensi HMI, sebagaimana HMI di masa 1998, ketika HmI bergandengan tangan dengan Presiden Soeharto, gerakan Reformasipun HMI tidak berperan.

Penulis : Al Afgani S. Hrp
Kader HmI Kom. SUPER, Cab. PEKANBARU

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...