BERIKUT PERNYATAAN KUASA HUKUM TERKAIT FITNAH TERHADAP BUPATI BENGKALIS

PEkanbaru,Lantangriau.Com– Terkait adanya isu- isu atau fitnah terhadap Bupati Bengkalis Sdr. AMRIL MUKMININ, kuasa Hukum memberikan Pernyataan sebagai berikut:

  • Bahwa masih saja ada pihak- pihak yang belum dapat menerima kekalahan dalam Pilkada Bengkalis yang lalu, padahal sudah jelas- jelas rakyat di Kabupaten Bengkalis telah menetapkan Pilihannya kepada AMRIL MUKMININ & MUHAMMAD sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis selama 5 (lima) tahun kedepan;
  • Adanya pemberitaan miring yang terus ditujukan kepada Bupati Bengkalis AMRIL MUKMININ berkaitan dengan ijazah S1, sebenarnya tidak begitu ditanggapi oleh Bupati Bengkalis, beliau berpesan: “jangan terlalu ditanggapi, Saya akan membuktikan dengan bekerja keras membangun Kabupaten Bengkalis ini agar lebih Baik dari sebelum- sebelumnya”, namun kami sebagai kuasa hukum melihat hal ini sudah menjurus kepada Perbuatan “menyerang kehormatan dan/ atau pencemaran nama baik terhadap diri AMRIL MUKMININ yang menjabat sebagai Bupati Bengkalis” ini sudah melanggar hukum dan mengganggu konsentrasi kerja Bupati TEGAS Iwandi sebagai ketua Team Advokat AMRIL MUKMINI;
  • Perlu kami perjelas mengenai ijazah S1 Klien kami sebagai berikut:
    Bahwa dalam perkara sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) No. 103/PHP.BUP-XIV/2016 yang diajukan oleh pasangan kalah Sulaiman Zakaria dan Noor Charis Putra, sudah terang benderang dibuktikan di MK bahwa ijazah S1 AMRIL MUKMININ adalah BENAR dan TIDAK PALSU;
  • Bahwa kampus STIE Teladan Medan tempat beliau kuliah dulu hanya berubah nama, sekarang menjadi Universitas Setia Budi Mandiri (USBM) Medan pada tahun 2008, itu sama seperti IAIN dahulu, yang sekarang menjadi UIN SUSQA, apakah alumni IAIN dianggap menggunakan ijazah palsu…?? Tentu “TIDAK” tegas IWANDI
    Bahwa untuk membuktikan kebenaran pendidikan S1 beliau, sudah terbukti universitasnya bersedia memberikan bukti tertulis berupa Surat Keterangan Universitas Setia Budi Mandiri No. SKA-6594/USBM/X/2015 tanggal 09 Oktober 2015 yang ditandatangani Rektor Universitas Setia Budi Madiri menerangkan “…dst Ijazah yang dimiliki No. 450/M/STIE/X/2002 tanggal 24 Oktober 2002 dapat dipertanggung jawabkan legalitas dan keabsahannya;
  • Bahwa data lengkap pendidikan S1 AMRIL MUKMININ juga lengkap bila dilihat pada website Pangkalan Data Perguruan Tinggi Dirjen Perguruan Tinggi di situs  http:/dikti.go.id/mahasiswa/search;
  • Bahwa kami mengapresiasi dan sangat memuji independensi dari putusan DKPP KPU yang “MENOLAK SELURUH PENGADUAN YANG DIAJUKAN SULAIMAN ZAKARIA DAN NOOR CHARIS PUTRA” atas tuduhan pelanggaran kode etik KPU Bengkalis yang meloloskan Klien kami memakai ijazah S1, kami melihat inti pengaduan sidang DKPP ini lebih fokus kepada penyebaraan isu- isu yang menggiring untuk menyudutkan Klien kami atas fitnah ijazah palsu, padahal persoalan ini sudah diputus di MK dan AMRIL MUKMININ layak jadi Bupati Bengkalis;
  • Bahwa kami mengetahui, bahwa isu- isu fitanah keji atas ijazah Klien kami ini, diduga dihembuskan oleh pasangan yang kalah dan belum Move on sampai saat ini, juga diduga mempergunakan orang yang bernama SOLIHIN –timses pasangan yang belum bisa Move On tersebut- SLh inilah yang memperkuda dengan menggerakkan LSM- LSM yang independensinya masih kita pertanyakan dan menyebarkan isu- isu fitnah tersebut;
  • Bahwa SOLIHIN ini adalah Mantan NARAPIDANA atas kasus Pencabulan anak dibawah umur –Penjahat Kelamin- yang sudah divonis bersalah dan sudah pernah merasakan jeruji besi, masak kita mau ditipu- tipu dan dirusak pola pikir kita oleh orang- orang yang dahulu moralnya rusak ini….. ???
  • Bahwa beberapa media massa yang telah memberitakan tentang isu ini dengan judul berita dan isi berita telah tidak independent dan lebih menjurus kepada pelanggaran pidana karena langsung memvonis ijazah klien kami palsu dan menyebarkan berita yang menyudutkan dan menyerang kehormatan Klien kami; kami akan proses ini.
  • Bahwa Sdr. SOLIHIN yang berkomentar mendeskreditkan dan langsung memvonis ijazah S1 Klien kami Palsu, baik kepada masyarakat dan Media Massa elektronik ataupun media cetak, bukti- bukti komentar dan tulisan yang ada Fitnah dan penyerangan kehormatan terhadap Klien kami, telah kami kumpulkan dan buktinya ada sama kami; akan kami proses di Kepolisian RI;
  • Bahwa baik beberapa media massa dan juga SOLIHIN –mantan NAPI PENCABULAN ANAK DIBAWAH UMUR- akan kami laporkan dan di Proses di Kepolisian RI karena diduga kuat telah menyebarkan fitnah keji terhadap Sdr. AMRIL MUKMININ, Klien kami; dengan memvonis menggunakan ijazah palsu kemudian menyerang kehormatan klien kami melalui perbincangan, surat atau melalui berita media massa, perbuatan itu jelas memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur melanggar Pasal 27 ayat (3) Jo. Pasal 36 Jo. Pasal 45 ayat (1) Jo. Pasal 51 ayat (2) UU No. 11 Tahun 2008 dan Pasal 310 KUHP;
  • Bahwa sudah terbukti Ijazah S1 Klien kami adalah BENAR & ASLI , dan sudah terbukti di MK maupun sidang DKPP KPU ijazah ini tidak ada masalah.
  • Bahwa kami menghimbau semua pihak agar jangan lagi berpolitik kotor, memainkan isu- isu negatif, menggiring opini negatif berdasarkan fitnah keji, move on lahh… mari bersama- sama membangun Bengkalis di bawah kepemimpinan AMRIL MUKMININ dan MUHAMMAD, sedangkan penebar isu- isu negatif/ fitnah ini akan kami proses segera…segera…!!! terang IWANDI yang didampingi PATAR PANGASIAN, Dkk.

TIM KUASA HUKUM

  1. IWANDI, SH., MH
  2. PATAR PANGASIAN, SH
  3. ASEP RUHIAT,Sag., SH., MH
Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...