Dianggap Kurang Proporsional. IPMAKUSI Tolak Beasiswa RAPP

Pekanbaru, Lantangriau.com – Bantuan Beasiswa RAPP untuk pertama kalinya dirancang bersama melibatkan ikatan mahasiswa Kabupaten, berbeda dengan kabupaten lain yang berada di kawasan RAPP.

Ipmakusi selaku organisasi mahasiswa dari Kuantan Singingi, melakukan penolakan dengan beberapa alasan, diantaranya :

1.Dalam pembagian kuota, Kuansing merupakan kabupaten kedua dalam kawasan RAPP, akan tetapi kuota yang dirasa kurang proporsional yang hanya 10 kuota dianggap sangat kurang untuk berikan bantuan pendidikan kami menolak karena kuota yang diberikan tidak memenuhi koata proporsional untuk memberikan bantuan pendidikan sementara melihat kondisi luas lahan rapp di kuansing, selain itu juga tidak memenuhi unsur keadilan selama ini yang tdk pernah memberikan bantuan kepada mahasiswa.

2.Masuk ke alasan kedua, Ada temuan indikasi di kelola tidak transparan dan tidak terbuka . Melanggar prinsip keterbukaan dan transparansi Adanya indikasi Orang dalam,tepat sebelum kesepakatan awal,yang mana proses penyeleksian dilakukan dengan transparan hal ini tentu sangat bertolak belakang dengan konsep bantuan Beasiswa yang seleksi terbuka,dan tepat sasaran Dari dasar tersebut Ipmakusi Pekanbaru memutuskan untuk tidak menerima bantuan Beasiswa yang di gagas PT.RAPP , bukan hanya karena persoalan kuota yang sama sekali tidak berimbang, dirasa selain itu adanya potensi ketidak transparansian perusahaan jelas akan menimbulkan masalah kelak bagi institusi Ipmakusi Pekanbaru.

Hal ini diungkapkan oleh Yuasril,kabag Kesejahteraan Mahasiswa, Kamis(27/10/16) dalam rilisnya

“Dalam Rapat harian bersama Ketum dan kawan kawan internal kepengurusan, ditambah setelah adanya potensi ketidakterbukaan perusahaan, dan proporsionalitas, Kami menolak sebagai bentuk kekecewaan dan kami tidak ingin di kemudian hari ini menimbulkan masalah” ucapnya

Hal senada juga ditambahkan oleh Remon Eka Azani selaku wakil ketua yang mengatakan bahwa kami juga tidak mempersoalkan kalau ada kabupaten yang menerima, silakan

” yang penting kita menolak, Sebab untuk memulai hal yang benar,kami memandang prinsip dan cara yang benar harus mulai dilakukan sejak sekarang” tegasnya

Rilis/Romi

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...