Disnaker Pekanbaru Latih Penyandang Disabilitas untuk Berwirausaha

Pekanbaru, Lantangriau.com – Dalam rangka menciptakan lapangan kerja bagi tenaga kerja disabilitas disektor informal sekaligus mengurangi angka pengangguran di Kota Pekanbaru, Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru mengadakan pembukaan Kegiatan Wirausaha Baru Melalui Tenaga Kerja Mandiri Bagi Penyandang Disabilitas Dana APBN Tahun Anggaran 2017.

Panitia Pelaksana, yang juga Kepala Bidang Pembinaan Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Abdul Rahim, SPP, MMA mengungkapkan bahwa pelaksanaan Kegiatan Wirausaha Tenaga Kerja Mandiri ini juga bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas atas kesempatan kerja bagi tenaga kerja rentan khususnya tenaga kerja disabilitas. Untuk itu, peserta kegiatan berjumlah 40 orang akan dibagi menjadi 2 angkatan (masing-masing 20 orang) yang berasal dari seluruh wilayah Kota Pekanbaru, termasuk dalam kelompok tenaga kerja disabilitas.

Kegiatan Tenaga Kerja Mandiri dilaksanakan selama 3 hari kerja atau selama 24 JP mulai tanggal 18 s/d 20 September bertempat di Hotel Evo Pekanbaru dengan narasumber dan Instruktur Kegiatan berasal dari Direktorat PTKDN Kementerian Ketenagakerjaan R.I serta Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru yang telah mempunyai pengalaman sesuai dengan materi yang akan diberikan, jelas Abdul Rahim.

Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru, melalui Sekretaris Dinas, Drs. Syaharuddin, MM menyampaikan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab atas pemenuhan hak dari tiap warga Negara, termasuk juga kelompok tenaga kerja yang harus mendapat perhatian khusus (kelompok rentan), dimana kelompok ini sulit untuk bersaing dalam mengisi lowongan pekerjaan atau bekerja di sektor formal.

”Oleh karena itu kami sangat menyambut baik Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri yang telah mengalokasikan kegiatan wirausaha tenaga kerja mandiri khususnya bagi penyandang disabilitas di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya jiwa kewirausahaan yang mandiri, yang ada pada tenaga kerja disabilitas”, ungkap Syaharuddin pada pembukaan kegiatan ini.

Fandy/Adv-DinasNaker/Diskominfo

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...