DUA TAHUN BERTURUT-TURUT KUANSING MENERIMA KADO PAHIT DENGAN PERINGKAT PENDIDIKAN

Pekanbaru, lantangriau.com- Masalah pendidikan adalah masalah yang sangat signifikan karena ini menyangkut masalah suatu kemajuan suatu daerah maupun negara , karena semakin bagus pendidikan di suatu negara akan maju pulak suatu negara itu sendiri. namun Hari ini seluruh masyarakat kabupaten kuantan singingi dikagetkan dengan masalah pendidikan, para pengguna media sosial memviralkan dengan kekecewaan hasil tersebut.

Ketika dilihat dari daftar peringkat pendidikan kabupaten kota se-Riau berdasarkan hasil Ujian Nasional SMP/MTS Provinsi Riau Tahun pelajaran 2017/2018 bahwa kota pekanbaru berada di tingkat pertama dengan total nilai 217,27 lalu pada beringkat ke dua kabupaten Indragiri Hilir 213,77 lalu kabupaten mana yang peringkat ke terakhir? Tidak dapat dipungkuri bahwa kabupaten kuantan singingi berada pada tingkat terakhir dari 12 kabupaten. Total nilai yang dihasilkan kuansing hanya mencapai 163,65. ( sumber : Dinas pendidikan Prov. Riau ) tahun sebelumnnya kuansing juga peringkat terakhir.

Menurut pendapat dosen Uin Suska Riau Trianzulhadi berpendapat bahwa selama ini kuansing dari dulunya terkenal sebagai kota pelajar dan gudangnnya ilmuwan dan cendikiawan di Riau ini. Kuansing mempunyai garfik yang yang mendatar artinya semua bidang studi yang di UN kan nilainya bisa di istilahkan nilai yang lemah nah dari data dan nilai ini mnunjukan arah bahwa SDM kuansing sudah tidak seperti dahulu lagi. Diannya yang mengatakan perlu dan pentingnya kita koreksi atau evaluasi terkait persoalan penidikan ini secara bersama yaitu masalah kualitas pengajar, yang salah ini bukan gaji atau kompensasi lagi karena UUD Dosen dan Guru sudah di atur oleh pemerintah terkait. Di kuansing saat ini pengajar-pengajar yang mempuni atau berkualitas sudah banyak tak mau lagi jadi staf pengajar lagi banyak berpindah ke dalam Birokrasi artinya inilah pola-pola kedepannya pendidikan di kaunsing akan terus menerus menjadi terpuruk tutup ujarnya.

Maka kita berharap ini akan menjadi renungan kedepannya maka kepada bapak bupati kuansing pak H. Mursini dan Halim yang kita percayai sebagai pemimpin negeri ini dalam masalah ini jangan tinggal diam, lalu pilih orang-orang yang benar-benar mampu sesuai dengan keahliannya jangan sampai salah tempatkan.

Jaswal/ Mahasiswa UIN

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...