Meranti Berdarah, Berikut Kronologi Kejadiannya

Pekanbaru, Lantangriau.com- Kerusuhan yang terjadi di Selat panjang Kabupaten Kepulauan Meranti yang mengakibatkan beberapa orang meninggal dan suasana Meranti mencekam berikut kronologinya.

Awalnya kerusuhan terjadi di Mapolres Meranti paska peristiwa penikaman personel Polres Meranti Adil Tambunan dan meninggalnya pegawai honorer Dispenda Meranti, Apri Adi Pratama hingga Kamis (25/8/2016) pukul 16.30 WIB.

Pukul 10.30 WIB sekitar 30 orang warga Selat Panjang mendatangi RSUD Meranti Jalan Dorak Selat Panjang bertujuan menanyakan penyebab kematian Apri Adi Pratama.

Kehadiran massa diterima Kapolres Meranti, Ketua LAM Meranti, Anggota DPRD Meranti. Pertemuan dilakukan di aula Meranti.

Dari pertemuan tersebut diceritakan kembali peristiwa pembunuhan Brigadir Adil Tambunan yang dilakukan Apri Adi Pratama pada Kamis (25/8/2016) dini hari di halaman parkir Hotel Furama Selat Panjang.

Warga meminta Kapolres bertanggungjawab atas meninggalnya pelaku penikaman (Apri Adi Pratama). Warga juga meminta mengikutsertakan seluruh aparat penegak hukum lainnya mengawal kasus tersebut.

Dari pihak DPRD juga meminta Kapolres mengusut secara tuntas personel kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap Apri.

Kemudian menjelaskan kepada masyarakat atas hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Pukul 11.00 WIB pertemuan warga dan Kapolres selesai namun tidak ada titik temu antara penjelasan Kapolres dengan tuntutan warga.

Pukul 11.15 WIB sekitar seribuan warga Selat Panjang secara spontanitas mendatangi Mapolres Meranti di Jalan Pembangunan untuk mempertanyakan kejelasan penyebab kematian Apri.

Namun kedatangan massa tidak ditanggapi oleh pihak Mapolres hingga menjadikan warga kesal yang kemudian terjadi pelemparan menggunakan kayu dan batu ke arah Mapolres.

Dari aksi pelemparan tersebut, polisi yang berjaga mengeluarkan tembakan peringatan ke udara. Namun tidak dihiraukan massa.

Kemudian terdengar lagi tembakan yang kemudian satu warga tumbang. Pukul 14.00 WIB, korban meninggal dunia atas nama Isrusli di bawa ke RSUD Meranti.

Pukul 14.30 WIB beberapa warga membubarkan diri dan berkumpul di rumah sakit serta di Mapolres.

Pukul 16.30 WIB penjagaan di Mapolres diperketat. Penjagaan dibantu Koramil 02/Tebing Tinggi

Bangkapos/Rm

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...