Muswil PAN Dibuka Oleh Zulkifli Hasan dan Tidak Menghasilkan Satu Nama Ketua

Muswil PANPekanbaru, Lantangriau.Com– Muswil Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Riau dibuka oleh ketua umum PAN Zulkifli Hasan (Ketua MPR-RI) dan tidak menghasilkan satu nama ketua umum melainkan 4 (Empat) nama formateur.

Empat nama calon formatur yang disampaikan Sekretaris POK DPP PAN, Yohan dihadapan peserta Muswil PAN Riau ke-V Tahun 2015, yakni Herlian Saleh (Bupati Bengkalis), Zainal Abidin (Ketua DPC Dumai), Irwan (Bupati Kepulauan Meranti), Zuzani Moga (Ketua DPC Kampar). ‎ Penetapan calon Ketua formatur atau yang akan menjadi Ketua DPW PAN Riau periode 2015-2020, selambat-lambatnya baru diumumkan selambat-lambatnya 14 hari terhitung sekarang.Sabtu (20/6).

“Adapun yang menjadi Dasar penyerahan penetapan ketua formatur atau yang akan diduduk sebagai Ketua DPW PAN Riau nantinya adalah Pasal 19 AD/ART PAN. Ini dilakukan karena tidak adanya tercapai kata mufakat dalam menetapkan ketua formatur,” papar Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut PLT Gubernur Riau Arsyajuliandi Rachman. Beliau menyampaikan bahwa partai telah berkontribusi banyak terhadap Riau, apalagi banyak kader-kader PAN yang duduk di Dewan perwakilan Rakyat yang berkualitas.

“Pilkada tak lama lagi, PAN harus menyiapkan diri dalam segala hal. Ingat, perhatikan saya target partai tidak hanya menjadi sebagai pemenang, tetapi berhasil mengantarkan pemimpin berkualitas yang benar-benar dirasakan masyarakat secara nyata,” kata Zulkifli dalam kata sambutannya.

Menurut Ketua MPR RI ini, memilih calon kepala daerah tidak harus berasal dari internal partai, bisa juga dari luar. Terpenting memiliki wawasan kebangsaan, dan berkualitas untuk memajukan daerahnya.‎

“Yang kita pilih adalah orang yang benar-benar bisa memajukan daerah, berkualitas memiliki wawasan kebangsaan. Jika kepala daerahnya berhasil, kalau pun bukan berasal dari internal partai minimal orang akan bertanya siapa partai pengusungnya. Jika ternyata tidak sesuai harapan, tentu PAN akan pertama mengkritik, tentu dengan cara yang baik pula,” ungkap Zulkifli.

Kemudian Zulkifli juga berpesan, pada kepada kandidat yang maju bersaing menjadi Ketua DPW PAN Riau, agar dapat bersaing dengan secara sehat. Gotok-gotokan tidak boleh berlanjut usai Muswil.

Zulkifli lalu mencontohkan bagaimana perebutan kursi DPP PAN antara dirinya dengan Hatta Rajasa beberapa waktu lalu. Masing-masing mengerahkan kekuatan optimal.

Tetapi usai Munas PAN ketika itu, masing-masing kembali berangkulan. Tidak ada lagi yang namanya rival, persaingan. Karena tugas berikutnya adalah, semuanya harus bertanggungjawab membesarkan partai.

“Saya dulu bagaimana head to head berhadapan dengan pak Hatta. Masing-masing dengan cara kita. Lalu dispekulasikan begini-begitu. Memang bagi media berita besar. Tapi setelah itu, saya terpilih kami kembali berangkulan,” ujar Zulkifli.

“Nah inilah yang saya harapkan nanti, meski terjadi persaingan, tapi bermain secara sehat. Tapi persaingan hanya selama Muswil, setelah itu kembali berangkulan, bersama-sama membangun partai,” harap Zulkifli.(Sep)

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...