Pansus Pilpres Lebih Kelangkah Politis Daripada Perbaikan

Jakarta, LantangRiau.Com – Direktur Emrus Corner, Emrus Sihombing menuturkan tidak ada urgensi dalam wacana pembentukan panitia khusus (Pansus) kecurangan Pilpres 2014 oleh DPR.

Dirinya menilai wacana pembentukan Pansus tersebut lebih terlihat sebagai langkah politis bukan untuk perbaikan Pilpres.

“Saya melihat pansus itu lebih banyak makna politisnya daripada kehendak untuk perbaiki sistem Pilpres kita,” kata Emrus dalam diskusi “Pansus Pilpres 2014, Apakah Efektif ?” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/8/2014).

Emrus menuturkan, kalau memang kubu Prabowo-Hatta berencana membuat Pansus, maka seharusnya dilakukan sebelum keluarnya hasil hitung cepat atau quick count maupun hasil real count.

Menurutnya, ada motif politis karena wacana pembentukan Pansus Pilpres setelah keluar penetapan kubu Jokowi-JK sebagai pemenang Pilpres.

“Kenapa mereka (kubu Prabowo-Hatta) tidak dari awal katakan mau buat Pansus. Itu jelas maknanya bentuk penolakan terhadap hasil Pilpres itu sendiri,” tuturnya.

Emrus menyarankan agar mereka yang berwacana membentuk Pansus Pilpres lebih baik membentuk Pansus korupsi.

Karena menurutnya, lebih terlihat urgensinya membentuk Pansus korupsi yang hingga saat ini belum diberantas sampai habis.

“Kita harap mereka (pengusung Pansus Pilpres) lebih matang dan lebih bijak gunakan wewenang. Jangan karena memiliki wewenang jadi sewenang-wenang,” ucapnya.

Tribun

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...