Pondok Pesantren Tidak Akan Kesulitan Bila Terapkan RTMPE

Kampar,Lantangriau.Com-Pondok Pesantren (Ponpes) tidak akan kesulitan lagi untuk mendapatkan dana operasional apabila Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) diterapkan. Hal itu sangat memungkinkan, sebab para santri bisa memanfaatkan ilmu peternakan, pertanian, dan perikanannya setelah belajar di Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Desa Kubang Jaya Kecamatan Siakhulu.

Demikian dikatakan Bupati Kampar H Jefry Noer saat menerima kunjungan beberapa Pengasuh Pondok Pesantren ke lokasi percontohan RTPME desa Kubang Jaya Kecamatan Siakhulu. Jumat, (6/5).

“Ini sangat memungkinkan karena selain mempelajari ilmu keagamaan para santri yang ada di pondok pesantren juga punya bekal ilmu tentang peternakan, perikanan, dan pertanian setelah belajar P4S Kubang Jaya,”ujarnya.

Bupati Kampar menjelaskan bahwa RTMPE mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat terutama pondok pesantren karena di lahan yang hanya 1000 meter persegi sudah bisa menghasilkan Rp20 juta hingga Rp25 juta perbulannya.
Bupati menjabarkan, di lahan RTMPE satu persatu mulai dari lokasi ternak 6 ekor sapi yang mampu menghasilkan pupuk cair dari kencing sapi sampai ke kotoran padat yang menghasilkan pupuk dan penghasil biogas sebagai sumber energi yang dapat digunakan untuk menghasilkan listrik dan untuk memasak dengan kompor gas.

“Penghasilan dari komoditi sapi saja mampu menghasilkan puluhan juta dan itu dari enam ekor sapi saja, belum lagi dari anakannya kalau sudah tiga tahun dipelihara tentu sudah banyak pula bahkan hasil dari anak sapi bisa mengantarkan kita umroh atau naik Haji apa lagi jika diterapkan di Pondok pesantren tentu bisa memberikan penghasilan bagi pondok pesantren itu sendiri,”ucap Bupati.

Di samping itu ada juga ternak ayam hingga seratus ekor dapat dipelihara yang dapat menghasilkan 50 sampai 70 butir telur, ada perikanan pola terpal, pertanian sampai keperkebunan rumah jamur. Kalau lahan RTMPE diolah dengan ilmu peternakan, perikanan dan pertanian akan memberi penghasilan hingga puluhan juta sekalipun lahan yang diolah hanya 1000 meter saja. Selain sebagai aplikasi ilmu, hasilnya dapat dimanfaatkan oleh para santri dan ponpes.

Te/Adv

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...