Program RTMPE Kampar Tuai Pujian Dari Negeri Perak Malaysia

Kampar,Lantangriau- Program Rumah tangga Mandiri Pangan dan Energi menuai pujian dari berbagai pihak, kali ini dari negeri perak yaitu Malaysia

Masih Banyak Rakyat Malaysia miskin, khususnya rakyat Negeri Perak, karena itu dengan program ini sangat tepat dalam menghapus kemiskinan di Negeri Perak dan ini merupakan teknologi terbaru bagi rakyat Perak.

Selama ini rakyat Negeri Perak hanya mengetahui pembiakan sapi melalui daging dan anaknya saja, tetapi di pelatihan ini kami semua diajarkan bagaimana memanfaatkan kotoran atau tinja sapi yang bisa dipergunakan untuk pupuk padat dan cair sekaligus yang paling hebat adalah pemanfaatan untuk biogas dan Biourine.

Demikian dikatakan Datuk Muhammad ketika dirinya mengikuti pelatihan Teknologi Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) selaku peserta pelatihan di lahan percontohan RTMPE Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu,Jum’at (20/5).

Datuk Muhammad yang juga sebagai kepala rombongan peserta pelatihan menambahkan mereka merasa berbangga dan berbesar hati karena telah diberikan kesempatan untuk ikut dalam pelatihan yang sangat berguna, selama ini petani di Malaysia kurang memahami bagaimana menjadi seorang petani yang modern ungkapnya.

Dirinya juga mengharapkan selepas pelatihan ini ada petani lain menimba ilmu di pelatihan ini, karena pelatihan ini dirasa salah satu strategi atau program baik untuk merealisasikan penghapusan rakyat miskin di Negeri Perak Malaysia ujarnya.

Datuk Muhammad Saaidin juga menambahkan bahwa 22 peserta pelatihan ini akan digembleng selama 15 hari, dan Dirinya juga mengharapkan keseriusan peserta pelatihan untuk mengikuti setiap kegiatan hingga selesai nantinya ungkapnya.

Ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Datuk Maarani ke Lahan Percontohan RTMPE beberapa waktu yang lalu, dan membawa serta Kepala Kampung untuk belajar, ini bentuk keseriusan Kerajaan Negeri Perak Malaysia untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya ujar Datuk Muhammad Saaidin.

“Tunjuk Ajar” dari  seluruh instruktur dan juga menerima praktek langsung diLapangan sangat membantu kami dalam menyerap ilmu lebih baik, dan juga peserta mampu menyerap berbagai ilmu pengetahuan yang diberikan di pelatihan ini ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Datuk Ismail yang mengatakan bahwa sambutan meriah kepada kami masyarakat kecil di Malaysia merupakan bentuk kepedulian Bupati Kampar Jefry Noer untuk membagi ilmu dan pengalaman dalam menuntaskan kemiskinan yang ada di Kerajaan Perak Malaysia, dan juga bentuk keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar dan Indonesia dalam menjalin kerja sama antara Indonesia dan Malaysia. Demikian dikatakan Datuk Ismail yang juga bertindak sebagai Ketua rombongan Peserta Pelatihan Teknologi RTMPE Kerjasama Perak Malaysia di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Senin (16/5).

Selanjutnya Datuk Ismail mengatakan bahwa 22 peserta pelatihan ini akan digembleng selama 2 minggu, dan Dirinya juga mengharapkan keseriusan peserta pelatihan untuk mengikuti setiap kegiatan hingga selesai nantinya ungkap Datuk Ismail.

Datuk Ismail juga mengharapkan “Tunjuk Ajar” seluruh instruktur dan juga menerima pencerahan langsung dari Jefry Noer, dan juga peserta mampu menyerap berbagai ilmu pengetahuan yang diberikan di pelatihan ini ujarnya.

Program RTMPE Kampar Tuai Pujian Dari Negeri Perak MalaysiaDalam sambutannya Bupati Kampar Jefry Noer mengajak masyarakat untuk ikut mensukseskan program ini,  program yang baik ini di lirik luar negeri, malah kita di Kampar tidak menerapkan” Kata Jefry Noer.

“Sedangkan Masyarakat Malaysia dari Kerajaan Perak mau membayar pelatihan, Pemda Kampar menghabiskan, tetapi masyarakat kita masih enggan belajar RTMPE”.

Program RTMPE telah dikenal, sehingga program ini bukan hanya dikenal tapi juga merambah ke  masyarakat” ujar Jefry Noer.

Ditambahkan Jefry Noer, program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi merupakan program yang tepat ketika kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Kampar masih diimpor dari luar daerah, di dalam lahan RTMPE petani hanya membeli beras, minyak goreng, garam dan gula sedangkan kebutuhan lainnya dihasilkan RTMPE.

Tidak hanya masyarakat Kabupaten Kampar saja yang ingin merubah nasib dengan mengikuti pelatihan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi, bahkan masyarakat dari kerajaan Perak, Malaysia juga antusias untuk bergabung guna menambah ilmu di bidang pertanian, perikanan dan peternakan.

Begitu dikatakan Bupati Kampar, Jefry Noer usai memberikan pencerahan kepada 22 orang petani yang berasal dari kerajaan Perak, Malaysia di lokasi pertanian terpadu, Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Selasa (17/5)

Jefry menambahkan, bila ingin merubah nasib dengan menjadi petani yang sukses, ada Lima hal yang harus dilaksanakan, Pertama jadikan 24 jam untuk beribadah kepada allah, karena apapun yang kita kerjakan, tanpa membawa nama allah dan seizin allah, maka tidak kan terlaksana seperti yang kita harapkan, Kedua banyak bersedekah karena dengan bersedekah akan menjauhkan kita dari bala bencana dan mara bahaya.

Program RTMPE Kampar Tuai Pujian Dari Negeri Perak MalaysiaKetiga hidup disiplin dengan memanfaatkan waktu dan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya, karena kesempatan hanya datang satu kali aja dalam hidup kita, keempat , cintailah pekerjaan karena dengan mencintai pekerjaan dengan sepenuh hati, kita akan ikhlas melakukannya dan hasil yang kita dapatkan akan lebih maksimal dan kelima, tinggalkan lah hal-hal yang mubazir, sesuatu yang tidak berguna serta merusak diri sendiri, seperti merokok dan lainnya.

“Kepada para petani dari kerajaan Perak ini, saya berharap agar serius mengikuti pelatihan ini, agar tidak sia-sia dong jauh ke sini, pelajarilah pertanian, perikanan dan peternakan sebaik-baiknya agar nantinya dapat dikembangkan kembali di Perak, dan dalam pelatihan ini juga akan diberikan nilai sesuai dengan bidang masibg-masing, Untuk itu diharapkan serius mengikuti ini ” ujar Jefry.

Jefry mengatakan, setelah nanti selesai mengikuti pelatihan ini, kerajaan Perak juga akan memberikan modal usaha kepada par petani yang sudah diberikan bekal ilmu tentang RTMPE Tersebut agar dapat dikembangkan oleh para petani di kerajaan Perak tersebut

T2/Adv

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...