Serangan Israel Telah Menelan Korban 43 Orang

Jakarta ,Lantangriau.Com– Jumlah korban akibat serangan udara Israel di Gaza terus bertambah. Dua hari aksi membabi buta itu dilancarkan, sebanyak 43 nyawa melayang, 22 diantaranya perempuan dan anak.

Sejak serangan dilakukan dua hari lalu, jumlah korban terus meningkat. Sebanyak 370 orang mengalami luka akibat serangan keji tersebut.

Dari jumlah korban tewas, kata Juru Bicara Pelayanan Darurat Ashraf al-Qudra seperti dikutip AFP, tercatat sembilan orang anak-anak dan enam perempuan menjadi korban serangan militer Israel.

Namun, belum diketahui korban tewas lainnya adalah warga sipil atau gerilyawan.

Selama sore hari, rudal menghantam sebuah rumah di Al-Maghazi, sebuah kamp pengungsi di dekat pantai Deir al-Balah di Gaza tengah, menewaskan seorang ibu dan empat anaknya. Sebelumnya, dua perempuan dan empat anak-anak tewas dalam serangkaian serangan di utara dan timur Kota Gaza.

Mohammed Aarif (13) dan saudaranya Amir (12), tewas dalam serangan udara di Shejaiya, sebelah timur Kota Gaza, sementara serangan di distrik Zeitun membunuh Amina Malaka (27), dan anaknya Mohammed (18 bulan).

Rudal juga menghantam Beit Hanun menewaskan Sahar al-Masri (40) dan anaknya Ibrahim yang baru berusia 14 tahun.

Tengah malam, sebuah rumah di utara Beit Hanun rata dengan tanah setelah dibombardir Israel. Rumah tersebut adalah milik komandan senior jihad Hafez Hammad. Dia dan lima saudaranya termasuk perempuan dan seorang gaid 16 tahun tewas dalam serangan tersebut.

Di pusat kota Gaza, seorang paramedik mengevakuasi tubuh seorang nenek, Naifah Farajallah (80), dari puing-puing yang rusak akibat serangan udara. Di daerah yang sama, sebuah rudal Israel menewaskan dua orang di sebuah lapangan dekat Nusseirat kamp pengungsi.

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...