Untuk Jaring SDM Polri Untuk Anak Tempatan, Polres dan Pemkab Bengkalis Teken MOU

BENGKALIS,Lantangriau.com – Kepolisian Resor Polres Bengkalis, melaksanakan Memorandum Of Understanding (MOU) dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis soal penerimaan siswa Polisi di Akademi Kepolisian (Akpol).

MOU pihak Kepolisian Polres Bengkalis tersebut, selain kepada Pemkab, juga kepada dinas-dinas terkait, seperti, Disdik Bengkalis, Disbudparpora dan lain-lain.

Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni SIK, ketika diwawancarai menyampaikan bahwa MOU bersama Pemerintah Bengkalis untuk mendapat orang-orang terbaik dari Bengkalis agar anak-anak generasi penerus berkiprah menjadi anggota Polri dan memilih bidang pekerjaan menjadi Polri.

“Melalui MOU dan pendidikan serta pelatihan yang akan dilaksanakan ini, sebenarnya bermitraan bersama pemerintah daerah dan komponen lainnya. Dengan harapan akan lahir-lahir bibit-bibit pemuda terpilih dari Kabupaten Bengkalis yang akan mengabdikan diri di Kepolisian,”kata Kapolres Bengkalis, Senin (23/10/17).

Lanjut, Abas, kita dari Kepolisian sudah berkomitmen yang juga adanya perintah atau instruksi dari Pusat untuk menjaring Animo pemuda dan pemudi di Bengkalis untuk mejadi anggota Polri.

“Jadi dengan ini, kita mencoba menghilangkan kesan dari tengah-tengah masyarakat bahwa masuk Polisi konon katanya harus bayar dengan harus menyiapkan uang dengan jumlah sekian banyak,”ungkapnya.

Dan masalah ini, ungkapnya menerangkan, mari sama-sama kita membuktikan dengan akan adanya pelatihan dan mendidik mereka serta menyiapkan mereka menjadi calon-calon peserta saat seleksi nantinya.

“Semoga dengan latihan ini, mereka semua mendapatkan hasil yang maksimal, supaya bisa terjaring menjadi anggota Polri. Dan masuk polisi itu tidak ada istilah harus bayar,”kata dia lagi.

Dengan dilakukan MOU ini, agar pemerintah daerah mendukung sampai seterusnya, bahwa diklat ini sebagai wadah untuk anak-anak kita khususnya di Bengkalis menjadi anggota Polri.

“MOU ini, Polri dengan Pemerintah daerah serta dinas dinas terkait. Supaya menjadi kesepahaman bersama,”ujarnya.

Mencetak generasi penerus bangsa ini, lanjut Kapolres, juga merupakan komitmen bersama diseluruh instansi tidah hanya ditubuh Polri. Supaya pemerintah daerah juga memperhatikan nasib anak-anak bangsa.

“Sebelumnya, mereka yang akan melakukan pendaftaran di Kepolisian harus mencari sendiri, melatih sendiri. Tetapi perlu diingat, dengan mengikuti pelatihan ini, juga bukan jaminan bahwa mereka itu lulus. Ini semua kembali kepada keseriusan dan keuletan mereka dalam mengikuti pelatihan, sehingga yang bersangkutan siap mengikuti aitem-aitem tes yang akan dilaksanakan nantinya,”imbuhnya dengan menyampaikan bahwa pelatihan ini tampa biaya dan sudah ditanggung pemerintah daerah, sehingga sampai tes nantinya.

t2/mxp

Loading Facebook Comments ...
Loading Disqus Comments ...